Dalam masa empat tahun berkuasanya rezim Khmer Merah, tidak kurang 2.000.000 orang dari seantero Kamboja dibunuh.
Ada sekitar 343 "ladang pembantaian", seperti Choeung Ek tersebar di seluruh wilayah Kamboja. Tetapi, Choeung Ek adalah "ladang pembantaian" paling terkenal.
Pasalnya, sebagian besar korban yang dieksekusi di sana adalah intelektual dari Phnom Penh. 
Penjara S-21 atau Tuol Sleng adalah organ rezim Khmer Merah yang paling rahasia. Pada 1962, penjara S-21 merupakan sebuah gedung SMA bernama Ponhea Yat.
Semasa pemerintahan Lon Nol, nama sekolah diubah menjadi Tuol Svay Prey High School.
Ok langsung cek TKP....... 
Tuol Sleng yang berlokasi di subdistrik Tuol Svay Prey, sebelah selatan Phnom Penh, mencakupi wilayah seluas 600 x 400 meter.
Setelah Phnom Penh jatuh ke tangan Pol Pot, sekolah diubah menjadi kamp interogasi dan penyiksaan tahanan yang dituduh sebagai musuh politik.
Menurut sejumlah pengurus Museum Genosida Tuol Sleng, nyaris tidak ada yang berubah dari penjara itu.
Bercak-bercak darah berwarna kecokelatan di dinding dan lantai kamar masih terlihat.
Ranjang besi para tahanan dilengkapi rantai besi dan belenggu pergelangan kaki masih teronggok di tiap-tiap sel
.
Di Tuol Sleng, para intelektual diinterogasi agar menyebutkan kerabat atau sejawat sesama intelektual.
Satu orang harus menyebutkan 15 nama orang berpendidikan yang lain. Jika tidak menjawab, mereka akan disiksa. Kuku-kuku jari mereka akan dicabut, lantas direndam cairan alkohol.
Mereka juga disiksa dengan cara ditenggelamkan ke bak air atau disetrum. Kepedihan terutama dirasakan kaum perempuan karena kerap diperkosa saat diinterogasi.
Dari kondisi tengkorak para korban, setidaknya bisa diketahui eksekusi dilakukan sangat brutal.
"Eksekusi dilakukan tidak dengan ditembak atau cara-cara lain yang dapat menimbulkan kegaduhan.
Korban secara berkelompok digiring ke pinggir lobang kuburan massal lalu dieksekusi dengan alat-alat pertanian, misalnya cangkul atau pacul, yang dihantamkan ke bagian kepala," tutur Kosal.
Musik diputar keras-keras dari megafon yang digantung di "pohon ajaib", untuk meredam lolongan kesakitan.
Korban tidak bisa melarikan diri karena tangan dan kaki dibelenggu, sementara mata ditutup rapat.
*Tanah kosong yang besar yang terlihat berpetak di gambar adalah tempat kuburan masal terdiri dari 126 lubang kuburan massal; dan baru 86 lubang (killing field)
yang digali - disitu ada sekitar 9000 tengkorak - laki perempuan,
dewasa sampai bayi, dan ada 9 orang barat.
Diperkirakan keseluruhan korban ada sekitar 20.000 orang yang
dikubur massal di wilayah Killing Field Choen Ek itu.
*Pohon yg ada nisan, merupakan pohon penyiksaan.. terlihat banyak serpihan tulang disana. Ada kabarnya batang pohon tsb bergambar tubuh manusia yang berasal dari sangking banyak nya darah manusia yang disiksa disana.
http://www.youtube.com/watch?v=drUhERXCOh4&feature=player_embedded
-Museum Tuol Sleng merupakan penjara terbesar pada rezim Khmer Rough... diperkirkan sekitar 17 ribu orang disiksa dan dibunuh di sini... termasuk para petani, dokter, guru dan biksu Budha... museum ini menjadi saksi bisu sejarah hitam Kamboja...
-Dilarang ketawa saat di dalam penjara, untuk menghormati para arwah-arwah disana
-Jika ingin berwisata/berkunjung :
1. Tuol Sleng Genocide Museum= $2
2. Choeung Ek Killing Field = $3
Gambarnya sedikit aja ya gan.. lanjutin ke video aja, ga nahan merinding terus dari td.. maap





:Nama asli : Saloth Sar
Lebih Dikenal dengan : "Pol Pot"

Pol Pot Sekretaris Jenderal Partai Komunis Kampuchea
Masa jabatan : 1963 – 1979
Pendahulu : Tou Samouth
Pengganti : Tidak ada (partai dihapuskan)
Perdana Menteri Demokratik Kampuchea (Kamboja)
Masa jabatan : 13 Mei 1976 – 7 Januari 1979
Pendahulu : Khieu Samphan
Pengganti : Pen Sovan
Lahir : 19 Mei 1928 Provinsi Kampong Thom, Kamboja
Meninggal : 15 April 1998 (umur 69, serangan jantung) Kamboja
Partai politik : Khmer Rouge
Suami/Istri : (1) Khieu Ponnary (cerai) (2) Mea Son
Agama : Tidak ada (Ateis)

Related Posts :
- Back to Home »
- Lain-lain »
- [PIC+VID]Penjara S21/tuol sleng Saksi Sejarah Berdarah Perang Kamboja !! Must see






