Posted by : Dedi Monday, October 7, 2013

Sejarah dan Perkembangan Komputer / Personal Computer [PC]
Charles Babbage adalah seorang ahli matematika bangsa inggris. Beliau menciptakan suatu mesin hitung yang disebut difference engine pada tahun 1822. Mesin tersebut dipakai untuk menghitung tabel-tabel matematika.
Pada tahun 1833, Charles Babbage mengembangkan lagi difference engine yang dinamakan analytical engine yang dapat melaksanakan kalkulasi apa saja. Sehingga mesin ini dikenal sebagai General Purpose Digital Computer. Beliaupun dianggap sebagai bapak komputer modern karena sumbangan terhadap dunia sangat besar.
Pada tahun 1937, Prof Howard Aikem, seorang ahli matematika dari universitas Harvard. Beliau merancang penbuatan sebuah komputer yang mampu melakukan operasi aritmatika dan logika secara otomatis.
Pada tahun 1944, Prof Howard Aikem bekerjasama dengan perusahaan IBM menyelesaikan kompute secara elektronik yang diberi nama”Harvard MARK I, Automatic Sequence Controlle Calculator (ASCC). Dalam perkembangannya komputer dibagi dalam beberapa genarasi, sesuai dengan kemampuan (capability), biaya (efficiency), dan penggunaan yan mudah (user frendly).

  • Generasi 1 : pada tahun 1946-1956, generasi ini mengandalkan ruang tabung hampa(vacuum tube). Komputer ini membutuhkan ruangan yang luas, berkemampuan rendah dan terkenal dengan daya panasnya. Ukuran penyimpanannya hanya sekitar +/- 2000 byte dan untuk menjalankan program dan pencetakan masih dilakukan secara manual.
  • Generasi 2 : pada tahun 1957-1963. Transistor menggantikan kedudukan vacuum tube dalam menyimpan dan melakukan proses informasi. Transistor bentuknya lebih kecil, tidak begitu panas dan mengkomsusikan sedikit tenaga. Ukuran penyimpanan berkapasistas sebesar 32 kb dengan kecepatan 20.000-30.000 perintah per detik.
  • Generasi 3 : pada tahun 1964-1975. Itergrated circuit (IC) sudah mulai digunakan pada komputer. Ukuran penyimpanan berkapasitas 2 megabyte dengan kecepatan +/- 5 juta perdetik. Generasi ini pula yang memperkenalkan tekhnologi software yang mudah digunakan.
  • Generasi 4 : pada tahun 1980-sekarang. Komputer telah menggunakan teknologi”Very Large-Scale Integrated Circuits (VLSIC). Dalam sebuah chip, teknologi ini mampu menampung jutaan circuit. Chip ini dinamakan dengan microprocessor. Ukuran penyimpanan mempunyai kapasitas yang besar dengan kecepatan jutaan perintah perdetik.
Hardware atau Perangkat Keras adalah komponen pada komputer yang dapat terlihat dan disentuh secara fisik yang membentuk satu kesatuan sistem Personal Computer (PC). Hardware merupakan rupa secara fisik dari komputer itu sendiri. Ada dua jenis hardware pada komputer, yaitu internal hardware, yang biasa disebut komponen komputer, dan external hardware, yang biasa disebut periferal. Yang termasuk Internal Hardware adalah: processor, memory, soundcard, mainboard/motherboard, VGA (graphic card), PSU (Power Supply Unit). Sedangkan yang termasuk External Hardware atau periferal adalah: monitor, mouse, keyboard, printer, scanner, CD room,Compact disk (CD), Hard disk external, Usb Flash Drive.


1.  PROSESSOR (Central Processing Unit)
processor1
Prosessor merupakan otak dan pusat kendali dari sebuah komputer yang didukung oleh komponen yang lainnya. Prosessor sangat mempengaruhi komputasi secara keseluruhan dan mengatur hampir semua operasi komputer. Prosessor adalah sebuah IC (Integrated Circuityang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Prosessor terletak pada soket yang telah disediakan oleh motherboard. Processor dapat diganti dengan processor lain yang sesuai dengan soket yang terdapat pada motherboard.
Prosessor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi.
Sejarah perkembangan Microprocessor dimulai pada tahun 1971 dengan kemunculan microprocessor intel yaitu Microprocessor 4004 yang digunakan pada mesin kalkulator Busicom.
Sekarang ini, multi – core processor sudah banyak ditanamkan pada komputer. Processor core, atau juga disebut inti prosessor, berisi sirkuit yang diperlukan untuk melaksanakan instruksi – intruksi pada komputer. Pada multi – core processor, inti dalam chip-nya terdiri dari dua atau lebih inti. Salah satu multi – core processor yang sering digunakan adalah dual-core processor. Dual-core processor adalah prosessor komputer yang chipnya terdiri dari dua inti. 
Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :
  • Aritcmatics Logical Unit (ALU)
    melakukan operasi aritmatika perbandingan dan logika
  • Control Unit (CU)
    mengarahkan dan mengkoordinasikan operasi-operasi dalam komputer
  • Memory Unit (MU)
    media penyimpan perintah dan instruksi
A. Macam-macam Prosessor
Prosesor merupakan otak dari sebuah komputer, sering juga disebut dengan Central Processing Unit (CPU). Bentuknya yang kecil membuat prosesor sering disebut dengan mikroprosesor. Prosesor berkaitan dengan kecepatan kinerja sebuah komputer. Kecepatan komputasi yang dimiliki sebuah processor bergantung pada jumlah transistor yang terdapat pada Intergrated Circuit (IC) prosesor tersebut. Semakin banyak jumlah transistor pada IC-nya akan memiliki kecepatan yang lebih tinggi.
Ada berbagai jenis processor yang dikenal saat ini yang diproduksi oleh sejumlah perusahaan:
  • 8088, 80286, 80386, 80486, Pentium, Pentium MMX, Pentium II, Celeron, Pentium III, Pentium 4, Xeon, dibuat oleh perusahaan Intel.
  • K5, K6, K7, Athlon, Duron, AthlonXP dibuat oleh perusahaan Advanced Micro Devices atau AMD.
  • G3, G4 dibuat oleh Apple.
  • 68020, 68030 dan 68040 dibuat oleh Motorola.
  • PowerPC dibuat oleh kerjasama Motorola, IBM dan Apple.
  • Alpha dibuat oleh Digital Equipment Corporationatau DEC.
B. Generasi Processor
Generasi
Jenis Processor
I
8086 dan 8088
II
80286
III
80386DX dan 80386SX
III
80486SX dan 80486SX
IV
90486DX2 dan 80486DX4
V
Pentium
Cyrix 6X86
AMD K5
IDT WinChip C6
Pengembangan Generasi V
Pentium MMX
IBM/Cyrix 6X86MX
IDT WinChip2 3D
VI
Pentium Pro
AMD K6
Pentium II
AMD K6 – 2
Pengembangan Generasi VI
Mobile Pentium II
Mobile Celeron
Pentium III
AMD K6 – 3
Pentium III Cumine
VII
AMD Athlon
Pentium IV
VIII
Intel Itanium
AMD Athlon 64
IX
AMD Barton
Pentium IV Centrino
Pentium IV M
Pentium IV Dual Core
Pentium IV Core 2 Duo

Berikut beberapa, Helvetica, Arial, sans-serif;text-decoration:none;Helvetica Neue_blank /tra tipe pr div style= prosesor yang dikeluarkan oleh vendor dengan spesifikasi dan tujuan pemakaiannya.
1). Prosesor Intel®
PENTIUM III
Memperluas jajaran keluarga performa prosesor 32 byte Intel x86, mampu meningkatkan performa yang dibutuhkan untuk aplikasi dekstop pada umumnya sebaik workstation dan server. Kompatible dengan semua aplikasi yang diinstal pada DOS, Windows, OS/2, dan Linux. Pentium III menggunakan soket 370 dengan kecepatan maksimum sebesar 1,4 GHz, L1-Cache: 16 + 16 KiB, L2-Cache 256/512, dan FSB sebesar 133 MHz pada seri Tualatin.
PENTIUM IV
Adalah mikroprosesor  generasi ketujuh yang dibuat oleh Intel Corporation dan dirilis pada bulan November 2000 meneruskan prosesor pentium III. Diharapkan dapat menutup segala kelemahan yang ada pada produk sebelumnya, Gambar-gambar yang ditampilkan lebih halus dan lebih tajam. Selain itu, kecepatan memproses, mengirim atau menerima gambar juga menjadi semakin cepat. Pentium IV diproduksi dengan menggunakan teknologi 0.18 mikron. Dengan bentuk yang semakin kecil mengakibatkan daya, arus dan tegangan panas yang dikeluarkan juga semakin kecil. Kecepatan yang dimiliki adalah 20 x lebih cepat dari generasi Pentium III.
PENTIUM M
Diperkenalkan sebagai bagian dari teknologi Intel Centrino pada 12 Maret 2003. Teknologi Centrino terletak pada susunan komponen, termasuk prosesor intel Pentium M atau Celeron M, chipset Untel 885 atau 915, dan PRO/Wireless adapter yang dapat digunakan untuk membangun sistem dengan support wireless yang terintegrasi dan baterai yang tahan lama.Bekerja lebih baik daripada pentium IV. Sebagai contoh, pentium M1,6 GHz memiliki kerja yang sebanding dengan Pentium IV 2,4 GHz saat menggunakan daya yang lemah.
CELERON
Merupakan prosesor x86 dengan desain pentium. Awalnya, Celeron berbasis pada arsitektur Intel Pentium II, kemudia bermigrasi ke arsitektur Pentium III dan IV. Harga Celeron lebih murah bila dibandingkan dengan prosesor-prosesor sekelasnya. Prosesor Celereron tidak memiliki beberapa fitur yang dimiliki oleh prosesor high end (seperti dual processing atau multiprocessing). Celeron juga lebih lambat bila dibandingkan dengan Pentium sekelasnya dengan ukuran L2 cache yang lebih kecil dan kadang memiliki bus speed yang lemah. CPU Celeron biasanya dikemas dengan cara yang sama seperti prosesor Pentium II/III/IV.
Membedakan prosesor generasi Celeron dekstop sangat mudah, perbedaannya terletak pada perbedaan tipe kemasannya. Celeron dengan basis Pentium II dikemas dengan slot 1 atau PPGA plastik, Celeron dengan basis Pentium III dibuat dengan FC-PGA, dan Celeron dengan basis Pentium IV dikemas dengan 478 pin FC-PGA2.
CELERON D
Merupakan nama dagang baru bagi prosesor Celeron. CPU dengan prosesor Celeron tercepat memiliki Northwood 0.13 mikron. Prosesor Celeron D merupakan kelanjutan core Pentium IV yang memiliki core Prescott 0.09 mikron dan core Cedar Mill 0.065 mikron.
Berikut perbedaan versi antara prosesor Celeron D dengan core Prescott

- Celeron D dengan 478 pin mikro FC-PGA digunakan pada motherboard dengan soket 478. Prosesor ini memiliki fitur dasar core   Prescott dan memiliki kemampuan Excute Disable Byte atau mode eksekusi 64 byte.
- Prosesor Celeron D pertama pada 775-land FC-LGA memiliki kemampuan Excute Disable Byte.
- Celeron D yang baru pada 775-land FC-LGA memiliki kemampuan Excute Disable dan mode 64 byte.
Secara umum, prosesor Celeron D Prescott memiliki sedikit improvisasi bila dibandingkan dengan prosesor Celeron Northwood, yaitu frekuensi Front Side Bus (FSB) 33% lebih cepat, L2 cache dua kali lebih besar,dan mode 64 byte pada sebagian CPU Celeron D Prescott. Mode 65 byte juga digunakan pada prosesor Celeron D berbasis core Cedar Mill, yaitu 512 KB, sedangkan pada prosesor Celeron D Prescott hanya 256 KB.
CORE 2 Duo
Adalah prosesor keluaran Intel berkecepatan 2.400 MHz yang dirilis Intel pada bulan Juli tahun 2006. Pesaing prosesor ini adalah AMD Athlon FX 60 (Core 2 Duo unggul dengan perbedaan kinerja 15%). Dengan overclock hingga 3,4 Ghz, Athlon FX 60 hanya bisa unggul tipis dari Intel Core 2 Duo. Hal ini membuktikan bahwa Intel Core 2 Duo jauh lebih efisien bila dibandingkan dengan pendahulunya dalam mengeksekusi intruksi.
PROSESOR “DUAL CORE” INTEL
Prosesor dual core dari Intel untuk desktop diluncurkan dengan nama kode Smithfield yang memiliki kecepatan 3.2 GHz dengan masing-masing core dilengkapi dengan L2 cachesebesar 1 MB. Chip yang dinamai Pentium D tersebut memiliki kecepatan clock jauh lebih rendah dari CPU core tunggal 3.8 GHz, seperti seri 570 dan 670.
Untuk itu, pada Intel Pentium D juga dilakukan peningkatan branch prediction unit. Dengan memperbaiki kinerja branch prediction unit, akan membuat prosesor dapat bekerja secara optimal dan memperkecil kemungkinan kesalahan.
Fungsi hyper-threading tidak ditinggalkan begitu saja untuk prosesor Smithfield ini. Namun, ini hanya akan tersedia untuk prosesor desktop versi high end dari Intel dan tidak akan menemukannya pada setiap prosesor Smithfield, yakni Intel Pentium D 840 (3,2 GHz), Intel Pentium D 830 (3,0 GHz), dan 820 (2,8 GHz).
Tidak hanya itu, untuk pemakai desktop client sebagai penerusnya, Intel memperkenalkan prosesor dual core dengan kode Presler dengan total cache 4 MB yang masing-masing corememiliki cache L22 MB. Rencananya prosesor ini diproduksi dengan teknologi proses 65nm.
Untuk komputer yang berbasis server DP (dual processing) Intel bakal meluncurkan dua tipe terbarunya yang merupakan penerus dari prosesor Intel Xeon, yaitu prosesor dual core dengan kode Dempsey dan Sossaman dengan masing-masing cache L22 MB independent.
Melihat kemampuan dan kebutuhan dari pengguna komputer, maka prosesor dual core bakal jadi prosesor pilihan pada tahun 2006 ini, sekaligus menyongsong prosesor multi core.
CORE 2 Quad
Prosesor keluaran Intel setelah mereka sukses dengan peluncuran Core 2 Duo. Intel Core 2 Quad sendiri merupakan hasil penggabungan 2 prosesor COre 2 Duo ber-cache L2 4 MB, sehingga Core 2 Quad memiliki cache L2 sebesar 8 MB (2 x 4 MB). Prosesor Core 2 Quad merupakan prosesor yang menarik dan menjadi pilihan yang aman untuk masa depan, walaupun saat ini masih banyak software yang belum bisa menggunakan prosesor ini.
CORE i3
Intel Core i3 Inside. Jenis ini memang turunan dari versi-versi sebelumnya. Hanya saja oleh Intel disederhanakan agar harga processor ini sesuai dengan budget kita.
Berbeda dengan versi sebelumnya. Versi yang satu ini memang dirancang untuk komputermen yang budgetnya kurang, tanpa harus mengurangi spesifikasi yang ada di dalamnya. Intel Core i3 memiliki 3,06 GHz/2,93 Ghz. Jumlah velocity yang cukup besar. Harga yang ditawarkan beragam. Tergantung seri atau typenya. Seperti Intel Core i3 seri 500 adalah Core i3 540/530 memiliki harga $143/$123. Atau sekitar Rp1,500,000,-. Nilai ini tak masalah apabila harga ini dibandingkan dengan versi sebelumnya yang berkisar antara 2 – 3,5 juta.
Hal yang akan Anda rasakan pada penggunaan desktop Anda apabila menggunakan Proccesor ini adalah:
  • Desktop Anda akan terasa lebih dingin dan tidak cepat panas.
  • Install program berat jadi mudah dan cepat
  • Kecepatannya seperti berjalan 4 processor core
  • Jarang akan adanya hang computer
  • Daya listrik yang Anda gunakan lebih rendah
Yang dimaksudkan bisa berjalan seperti 4 processor disini adalah Intel Core i3 ini memiliki Intel® Hyper-Threading Technology, yang bisa membuat computer kita menjadi lebih cepat.
Sayangnya dalam keluaran kali ini, Intel mengurangi spesifikasi dengan cara menghilangkan fasilitas turbo. Tapi tetap tidak masalah selagi ada fitur pengganti seperti Intel® Hyper-Threading Technology yang tetap membuat computer kita akan super cepat
CORE i5
Jika Bloomfield adalah codename untuk Core i7 maka Lynnfield adalah codename untuk Core i5. Core i5 adalah seri value dari Core i7 yang akan berjalan di socket baru Intel yaitu socket LGA-1156. Tertarik begitu mendengar kata value ? Tepat ! Core i5 akan dipasarkan dengan harga sekitar US$186.
Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.
Intel juga meluncurkan Clarksfield, yaitu Core i5 versi mobile yang ditujukan untuk notebook. Socket yang akan digunakan adalah mPGA-989 dan membutuhkan daya yang terbilang cukup kecil yaitu sebesar 45-55 Watt.
CORE  i7
Merupakan bagian dari platform Nehalem. Prosesor ini dianggap sebagai perubahan terbesar abad ini dalam bidang arsitektur prosesor. Perubahan besar yang ada pada prosesor baru ini bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya terdapat pada letak memory controller. Tidak seperti generasi-generasi sebelumnya, seperti pentium maupun Core 2 Duo, dimana memory controller terletak pada chipset terpisah, yaitu Northbridge. Pada Intel i7 ini memory controller terletak pada pusat prosesor itu sendiri. Fitur lain dari Core i7 adalah penambahan SSE4 extension pada instruction set, sehingga kinerja prosesor pada tataran multimedia menjadi lebih baik.
Generasi processor intel berbasis "Core i"
  1. Nehalem, generasi pertama prosessor prosessor intel berbasis "Core i" yang di rilis pada tanggal 17 November 2008, di proses dengan 45 nm dan digunakan Core i3, Core i5, Core i7 mikroprosessor.
  2. Sandy Bridge, generasi kedua prosessor intel berbasis "Core i" yang di rilis pada tanggal 9 Januari 2011, di proses dengan 32  nm, digunakan untuk prosessor Core i3, Core i5, Core i7 mikroprosessor generasi kedua yang sudah terintegrasi GPU intel HD 2000.
  3. Ivy Bridge, generasi ketiga prosessor intel berbasis "Core i" yang di rilis pada tanggal 28 April 2012, di proses dengan 22 nm, digunakan untuk prosessor Core i3, Core i5, Core i7 mikroprosessor generasi ketiga dan sudah terintergrasi GPU intel HD 3000.
  4. Haswell, generasi keempat prosessor intel berbasis "Core i" yang di rilis pada tanggal 3 Juni 2013, di proses dengan 22 nm terbaru, digunakan untuk prosessor Core i3, Core i5, Core i7 mikroprosessor generasi ke-empat dan sudah terintergrasi GPU intel HD 4000.
2). Prosesor AMD

AMD Athlon
Adalah seri mikroprosesor generasi ketujuh yang dibuat AMD dan merupakan pengganti dari seri K6 yang didesain oleh NexGen Corporation. AMD Athlon memiliki arsitektur mirip dengan dua buah prosesor RISC 64-byte, yaitu DEC (Digital Equipment Corporation) Alpha 21164 dan 21264. Kecepatan maksimum yang dimiliki oleh prosesor seri Athlon ini adalah 500 MHz – 2,33 GHz, dengan FSB 100 – 200 MHz.
AMD Opteron
Sebuah mikroprosesor 64 byte yang dirilis AMD pada tahun 2003 untuk pasar workstation. Arsitektur prosesor ini sama dengan AMD Athlon 64, yaitu AMD64. Untuk pasar workstation, AMD Opteron berusaha  menyaingi prosesor buatan Intel, yaitu Xeon dan pesaing Itanium di pasar server high-end. AMD Opteron jauh lebih baik dari prosesor Intel Xeon yang berbasis mikroarsitektur Intel NetBurst dilihat dari performance/watt-nya (kinerja yang ditunjukkan tiap watt yang digunakan), tetapi belum bisa menyaingi efisiensi prosesor Intel Itanium 2.
Prosesor ”DUAL CORE” AMD
Untuk prosesor berbasis deskstop pada model dual core ini, AMD pertama kali meluncurkan prosesor dengan nama Athlon 64 X2. Dengan masing-masing core diperkuat 64K L1intruction cache dan 64 K L1 data cache.
Untuk komunikasi kedua core AMD X2 tersebut akan berkomunikasi secara langsung melalui system request queue dan crossbar yang akan menghubungkannya dengan onchip memory controller dan Hyper-Transport I/O. Dengan desain arsitektur seperti ini, lebih memungkinkan kedua prosesor pada masing-masing core dapat secara optimal memanfaatkan resource yang tersedia. Tanpa terhambat oleh batasan, seperti katakanlah sistem bus. Ini juga akan memperkecil latency karena semua yang disebut tadi masih terletak dalam satu chip.
Varian dari jajaran AMD Athlon 64 X2 tersebut antara lain Athlon 64 X2 4200+ (2,2GHz) dengan L2 cache 512KB; Athlon 64 X2 4400+ (2,2GHz) dengan L2 cache 1024KB; Athlon 64 X2 4600+ (2,4 GHz) dengan L2 cache 512KB dan X2 4800+ (2,4 Ghz). Perbedaan dari masing-masing varian, selain pada clock speed, juga pada ukuran L2 cache yang tersedia.
Sedangkan untuk dual core yang diperuntukkan untuk server baru-baru ini AMD mengeluarkan tiga model prosesor dual core Opteron ke pasaran. Tiga varian terbaru dari AMD itu adalah model 885, yang dirancang hingga 8 jalur dan 16 server enterprise. Model 285 digunakan untuk 2 jalur serta 4 workstation dan server. Sedangkan untuk model 185, digunakan untuk 1 jalur, 2 server dan workstation.
 C. Fungsi Processor
Fungsi Processor dalam komponen komputer sangat penting sekali, karena processor merupakan pusat pengendali atau otak dari sebuah PC untuk memproses kerja sebuah komputer. Processor sendiri pada umumya hanya berfungsi untuk untuk memproses data yang di terima dari masukan atau input, kemudian akan menghasilkan keluaran atau output.

Cara kerja processor akan terus terhubung dengan komponen komputer yang lainnya, terutama hardisk dan RAM. Fungsi Processor juga di gambarkan sebagai otak dari sebuah komputer itu sendiri, di mana setiap data akan melalui processor mengeluarkan atau output yang sepatutnya. Processor juga dikenal sebagai Central Processing Unit atau ringkasan CPU.

Processor hanya dapat mengenali bahasa mesin yaitu dengan notasi bilangan biner yang hanya berupa 2 angka saja yaitu 0 dan 1 (01010101). Bilangan biner merupakan notasi untuk perangkat elektronik di mana bilangan nol (0) menandakan tidak terdapat sinyal listrik dan bilangan satu (1) menandakan adanya sinyal listrik.

Pada awalnya fungsi processor hanya untuk pengolahan aritmatika saja, seperti  kalkulator pada saat ini. Namun sekarang ini processor telah bergeser fungsinya mengarah ke multimedia.
2. Memory
Memori (atau lebih tepat disebut memori fisik) merupakan istilah generik yang merujuk pada media penyimpanan data sementara pada komputer. Setiap program dan data yang sedang diproses oleh prosesor akan disimpan di dalam memori fisik. Data yang disimpan dalam memori fisik bersifat sementara, karena data yang disimpan di dalamnya akan tersimpan selama komputer tersebut masih dialiri daya (dengan kata lain, komputer itu masih hidup). Ketika komputer itu direset atau dimatikan, data yang disimpan dalam memori fisik akan hilang. Oleh karena itulah, sebelum mematikan komputer, semua data yang belum disimpan ke dalam media penyimpanan permanen (umumnya berbasis disk, semacam hard disk atau floppy disk), sehingga data tersebut dapat dibuka kembali di lain kesempatan. Memori fisik umumnya diimplementasikan dalam bentuk Random Access Memory (RAM), yang bersifat dinamis (DRAM). Mengapa disebut Random Access, adalah karena akses terhadap lokasi-lokasi di dalamnya dapat dilakukan secara acak (random), bukan secara berurutan (sekuensial). Meskipun demikian, kata random access dalam RAM ini sering menjadi salah kaprah. Sebagai contoh, memori yang hanya dapat dibaca (ROM), juga dapat diakses secara random, tetapi ia dibedakan dengan RAM karena ROM dapat menyimpan data tanpa kebutuhan daya dan tidak dapat ditulisi sewaktu-waktu. Selain itu, hard disk yang juga merupakan salah satu media penyimpanan juga dapat diakses secara acak, tapi ia tidak digolongkan ke dalam Random Access Memory.
A.RAM

RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory biasanya disebut dengan istilah pendek yaitu Memori. Memory atau RAM merupakan sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara. Memory bekerja dengan menyimpan dan menyuplai data-data penting yg dibutuhkan Processor dengan cepat untuk diolah menjadi informasi.
Jenis RAM ada DDR1, DDR2, DDR3, DDR4, DDR5.
DDR1 : memiliki kapasitas 128MB - 1GB, mempunyai clock speed 100MHz - 566MHz.
DDR2 : memikiki kapasitas 512MB - 8GB , mempunyai clock speed 400MHz - 800MHz.
DDR3 : memiiliki kapasitas 1MB - 32 GB, mempunyai clock speed 800MHz - 2133 MHz.
DDR4 Organisasi penetapan standar terkemuka JEDEC, telah mempublikasi spesifikasi standart yang ditetapkan untuk memory SDRAM DDR4. Standart yang ditetapkan ini untuk memberikan kinerja yang lebih tinggi dengan meningkatkan performa dan mengurangi konsumsi daya, sehingga mewakili prestasi yang signifikan dibandingkan dengan teknologi memori DRAM sebelumnya.Data per-pin yang ditetapkan untuk DDR4 adalah 3,2 GT/s (giga transfer per second) yang sebelumnya 1,6 GT/s pada DDR3. Arsitektur DDR4 sendiri adalah prefetch 8n dengan dua atau empat blok yang yang memungkinkan perangkat memori DDR4 memiliki aktivasi terpisah seperti membaca, menulis atau refresh yang beroperasi di masing-masing blok. DDR4 juga telah didesain sedemikian rupa sehingga jika ditumpuk sampai 8 memori sekaligus, DDR4 hanya membutuhkan satu beban tunggal saja
DDR5 Ram DDR 5 menurut berita akan dikeluarkan, setelah pengeluaran RAM DDR4 nya. Buktinya sekarang sudah banyak VGA card yang menggunakan DDR 5. Mungkin dari segi kecepatan dan memory lebih besar dan mungkin lebih baik dari generasi sebelumnya. Mending kita tunggu aj kehadiran teknologi canggih ini.
B.ROM
Rom merupakan singkatan dari Read-only Memory adalah istilah untuk media penyimpanan data pada komputer. ROM ini adalah salah satu memori yang ada dalam computer. ROM ini sifatnya permanen, artinya program / data yang disimpan di dalam ROM ini tidak mudah hilang atau berubah walau aliran listrik di matikan.
Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk menyimpan firmware (piranti lunak yang berhubungan erat dengan piranti keras).
Salah satu contoh ROM adalah ROM BIOS yang berisi program dasar system komputer yang mengatur / menyiapkan semua peralatan / komponen yang ada dalam komputer saat komputer dihidupkan.
ROM modern didapati dalam bentuk IC, persis seperti medium penyimpanan/memori lainnya seperti RAM. Untuk membedakannya perlu membaca teks yang tertera pada IC-nya. Biasanya dimulai dengan nomer 27xxx, angka 27 menunjukkan jenis ROM , xxx menunjukkan kapasitas dalam kilo bit.

3. Soundcard
Sound Card adalah Suatu komponen yang terdapat dalam PC yang bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia. Sound card merupakan periferal yang terhubung ke slot ISA atau PCI pada motherboard, yang memungkinkan komputer untuk memasukkan input, memproses dan menghantarkan data berupa suara. Seperti halnya VGA card, sound card pun memiliki beragam bentuk, macam dan jenis.
Sound card memiliki empat fungsi utama yaitu :
  1. Sebagai synthesizer,
  2. Sebagai MIDI (Musical Instrument Digital Interface),
  3. Pengonversi data analog ke digital (misalnya merekam suara dari mikrofon) dan
  4. Pengonversi data digital ke bentuk analog (misalnya saat memproduksi suara dari spiker)
Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi 3:
  • Sound card on board
Merupakan fasilitas audio yang sudah terpasang pada motherboard berbentuk chipset dan kinerja sound card on board masih membutuhkan bantuan prosesor utama. Sound card on board dapat ditemui pada hampir semua jenis motherboard. Jika pengguna hanya membutuhkan sound card untuk musik, sound card tipe ini merupakan pilihan yang baik.
  • Sound card PCI
Merupakan sound card yang dipasangkan pada slot PCI motherboard. Sound card tipe ini memiliki keunggulan pada kualitas yang dihasilkan. Jika hanya digunakan untuk keperluan standard, seperti mendengarkan musik,sound card tipe ini terlalu mahal. Namun jika pengguna menggunakannya untuk bermain game berat atau untuk kegiatan rekam suara, sound card tipe ini merupakan pilihan yang tepat.
  • Sound Card External
Sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB atau FireWire.
 4. Mainboard
Mainboard
Mainboard atau Motherboard merupakan papan utama yang membangun sebuah komputer dimana terdapat komponen-komponen serta chip controller yang bertugas mengatur lalu lintas data dalam sistem mainrboard. Pada Mainboard juga terdapat socket untuk processor, slot-slot yang digunakan untuk pemasangan komponen kartu seperti VGA Card, Sound Card, Internal Modem, dan lain-lain.
Fungsi Mainboard adalah sebagai pusat semua perangkat keras komputer / hardware, agar semua perangkat keras komputer tersebut bisa berhubungan antara komponen yang satu dengan yang lain. sebagai contoh: Processor, Memori(RAM), hardisk, optical drive, keyboard, mouse, monitor dan semua perangkat keras komputer dipasang dan dihubungkan dengan menggunakan motherboard.
Jenis-jenis Mainboard
Jenis Mainboard yang ada saat ini bermacam-macam, ada yang jenis mainboard AT baby / AT, ATX, BTX dan ITX. Jenis mainboard ITX terbagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu Jenis-jenis mainboard mini-ITX dan nano-ITX. Jenis mainboad yang dipilih merupakan aspek yang paling penting dari dalam perancangan sebuah komputer.
Yang di maksud jenis-jenis mainboard AT yaitu format yang digunakan dalam 386 serta 486 komputer pertama. kemudian format tersebut diganti oleh format ATX, dimana format ini membentuk sirkulasi udara yang lebih baik dari sebelumnya sehingga lebih mudah untuk mengakses komponen-komponen komputer.
Jenis dari mainboard ATX dapat di upgrade ke AT baby. Hal itu di maksudkan untuk meningkatkan kemudahan bagi user. Jenis-Jenis Mainboard ini di rancang untuk menancapkan peripheral semudah mungkin (misalnya, IDE konektor yang terletak di samping disk). Jenis dari mainboard ini adalah Standar ATX, mikro ATX, Flex-ATX dan mini-ATX.
Jenis Mainboard BTX lebih di maksudkan untuk mendukung jenis Intel yang di rancang untuk memperbaiki pengaturan komponen, sehingga untuk mengoptimalkan sirkulasi udara, akustik, dan pengendalian panas. Konektor dalam mainboard ini di pasang secara paralel ke arah di mana udara mengalir. Kabel listrik BTX adalah sama dengan pasokan listrik ATX.
Mainboard ITX adalah format dari ( Teknologi Informasi extended ). Motherboard jenis ini di dukung oleh Via, adalah format yang sangat kompak yang dirancang untuk konfigurasi miniatur seperti mini-PC. Sedangkan jenis yang sama dengan mainboard ini adalah mini-ITX dan nano-ITX.

5. VGA
GPU
Pengertian dan Fungsi VGA Card,-Pengertian VGA Card berdasarkan fungi VGA ( Video Graphics Adapter) seperti yang kita ketahui adalah mengubah sinyal digital pada komputer menjadi tampilan grafik dilayar monitor.
VGA, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.
Istilah VGA juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apa pun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal antara lain ATI dan nVidia.Namun sekarang INTEL mengeluarkan VGA yang bernama INTEL HD 4000
Selain itu, VGA juga dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA secara resmi digantikan oleh standar XGA dari IBM, tetapi nyatanya VGA justru digantikan oleh Super VGA.
Fungsi VGA Card adalah mengubah sinyal digital dari komputer menjadi tampilan grafik di layar monitor. Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game. VGA Card sering juga disebut Card display, kartu VGA atau kartu grafis. 
Tempat melekatnya kartu grafis disebut slot expansi. Chipset/prosesor pada kartu VGA, banyak sekali macamnya karena tiap-tiap pabrik kartu VGA memiliki Chipset andalannya. Ada banyak produsen Chipset kartu VGA seperti NVidia, 3DFX, S3, ATi, Matrox, SiS, Cirrus Logic, Number Nine (#9), Trident, Tseng, 3D Labs, STB, OTi, dan sebagainya.
Jenis-jenis VGA Card :
a. VGA Card On Board
 VGA On Board adalah jenis VGA yang sudah tergabung dengan motherboard yang tersedia, pada saat anda membeli sebuah perangkat komputer, maka VGA tersebut juga sudah terpasang dalam motherboardnya. Dalam hal ini tentu saja kemampuan kerja yang terdapat pada VGA sudah disesuaikan dengan kemampuan kerja komputer. Semisal VGA onboard terdapat pada komputer  jenis prosesor core i3, maka kecepatan VGA tersebut akan sesuai  dengan kecepatan kecepatan prosesor core i3 tersebut
b. VGA Card add-on
 VGA add-on adalah jenis VGA yang terpisah dengan motherboard. Tentu saja dengan hal ini, kitapun dapat meningkatkan kemampuan grafis komputer dengan mengganti atau memasang VGA dengan kualitas yang lebih tinggi.
6. Power Supply
 Power Supply adalah perangkat keras yang berfungsi untuk menyuplai tegangan langsung kekomponen dalam casing yang membutuhkan tegangan, misalnya motherboard, hardisk, kipas, dll. Input power supply berupa arus bolak-balik (AC) sehingga power supply harus mengubah tegangan AC menjadi DC (arus searah), karena hardware komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC. Power supply berupa kotak yang umumnya diletakan dibagian belakang atas casing.
Fungsi Power Supply dalam komponen komputer sangat vital, karena power supply merupakan pembagi arus untuk semua perangkat khususnya motherboard. Power Supply berfungsi untuk mengubah tegangan dari arus AC menjadi tegangan DC, itu di karenakan hardware di dalam komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC.
   tidaklah sesulit yang kita lihat, kita hanya cukup menekan tombol power pada casing, yang terjadi adalah power supply akan melakukan cek dan tes sebelum membiarkan sistem start. Jika tes telah sukses, power supply mengirim sinyal khusus pada motherboard, yang disebut power good.
Jenis Power Supply
  A. Power Supply jenis AT
Power supply yang memiliki kabel power yang dihubungkan ke motherboard terpisah menjadi dua konektor power (P8 dan P9). Kabel yang berwarna hitam dari konektor P8 dan P9 harus bertemu di tengah jika disatukan.

Pada power supply jenis AT ini, tombol ON/OFF dihubungkan langsung pada tombol casing. Untuk menghidupkan dan mematikan komputer, kita harus menekan tombol power yang ada pada bagian depan casing. Power supply jenis AT ini hanya digunakan sebatas pada era komputer pentium II. Pada era pentium III keatas atau hingga sekarang, sudah tidak ada komputer yang menggunakan Power supply jenis AT.
  B. Power Supply jenis ATX
Power Supply ATX (Advanced Technology Extended) adalah jenis power supply jenis terbaru dan paling banyak digunakan saat ini. Perbedaan yang mendasar pada PSU jenis AT dan ATX yaitu pada tombol powernya, jika power supply AT menggunakan Switch dan ATX menggunakan tombol untuk mengirikan sinyal ke motherboard seperti tombol power pada keyboard.
Power supply ini memiliki kabel power yang dihubungkan ke motherboard sudah menjadi satu kesatuan yang berjumlah 20 PIN,  konektor ini biasa disebut dengan kabel ATX 20 PIN.Dalam pemasangan power supply ini jarang terjadi kesalahan karena jika terbalik maka konektor dengan port yang ada pada mother board tidak akan menyatu.
7. Casing
Casing adalah komponen komputer yang berfungsi sebagai media penataan semua komponen - komponen komputer.
Output Device

a.MONITOR
Monitor adalah output device / alat keluaran yang berfugsi untuk menampilkan gambar pada layar. Gambar yang ditampilkan berasal dari proses grafis yang dilakukan oleh VGA Card. Berdarsarkan teknologi yang digunakan monitor memiliki 2 jenis yaitu CRT (Cathode Ray Tube) dan LCD (Liquid Crystal Display)
1)    Monitor CRT (Cathode Ray Tube)

 Monitor CRT adalah monitor yang berukuran besar seperti televisi, monitor jenis ini menggunakan tabung gelas yang layarnya berbentuk cembung, selain layar cembung monitor CRT ada juga yang berlayar datar (flat). Monitor ini bekerja dengan cara menggerakan sorotan elektron secara maju mundur dibalik layar. Setiap sorotan itu mengenai titik fosfor yang ada di tabung gelas monitor dan selanjutnya menerangi begitu banyak garis dari atas hingga bawah layar sehingga gambar dimunculkan. Monitor CRT memberikan warna yang lebih kaya dalam spektrum penuh dibandingkan monitor LCD. Oleh karena itu, para pendesain grafis lebih memilih moniitor CRT karena langsung bisa membandingkan warna di monitor dengan yang akan dicetak.
2)    Monitor LCD (Liquid Crystal Display)

 LCD banyak ditemukan pada jam digital dan layar laptop atau handphone. LCD merupakan jenis monitor yang menggunakan dua lembar materi terpolarisasi dengan kristal cair yang berada di tengahnya. Saat arus listrik mengalir dan melalui cairan kristal, kristal itu bergabung sehingga cahaya tidak masuk. Oleh karena itu, kristal berfungsi seperti katup yang mengizinkan cahaya masuk atau diblokir. Monitor LCD memiliki bentuk yang ramping, ringan, dan tipis sehingga tidak memerlukan tempat yang luas untuk meletakannya dibanding monitor CRT. Selain itu monitor LCD mengkonsumsi daya listrik yang jauh lebih rendah dibandingkan monitor CRT.
3)    Monitor LED (Light Emitting Diode)
LED
LED adalah perangkat semi-konduktor yang menghasilkan cahaya ketika arus listrik melewati celah antara katoda dan anoda didalam sistem perangkat tersebut. LED juga disebut "Solid State Lighting" karena chip LED disolder ke Printed Circuit Board (PCB) dan oleh karena itu tidak memiliki artikel-artikel yang longgar / filamen seperti bola lampu pijar, atau zat beracun seperti gas merkuri pada Lampu Hemat Energy (LHE).
b. PRINTER
Printer merupakan sebuah perangkat keras yang dihubungkan pada komputer yang berfungsi untuk menghasilan cetakan baik berupa tulisan ataupun gambar dari komputer pada media kertas atau yang sejenisnya. Jenis printer ada tiga macam, yaitu jenis Printer Dot metrix, printer Ink jet, dan printer Laser jet.
berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai ketiga jenis printer tersebut.
Jenis Printer Dot Matrik

 jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer dot metrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan lain-lain.
Jenis Ink Jet

 
Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna.
Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas. karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.
Jenis Laser Jet
  Jenis printer laset jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan menggunakan perangkat infra merah. selain hasil cetak yang lebih bagus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix maupun ink jet, printer laser jet juga memiliki kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering seperti pada hasil ceta pada mesin photo copy.
c.SPEAKER AKTIF dan HEADPHONE
speaker
 
Yaitu sebuah perangkat yang fungsinya mengeluarkan suara yang hendak dimunculkan dari dalam komputer. dengan perangkat ini tentunya akan mendukung kelengkapan PC maupun laptop terutama saat kita mendengarkan lagu, menonton film, mengobrol online, dan lain sebagainya.
8. Input Device

a. MOUSE


Mouse merupakan perangkat keras (hardware) dalam komputer yang berfungsi sebagai penggerak kursor (pointer) pada layar monitor. Mouse sendiri bisa dikategorikan dalam peripheral utama komputer karena mouse merupakan perangkat tambahan yang harus ada pada komputer yang menggunakan sistem operasi berbasis GUI. Mouse terdiri dari klik kanan, klik kiri dan scroll yang setiap bagian mempunyai fungsi yang berbeda-beda.

Seperti halnya pada keyboard, mouse mempunyai banyak macam, diantaranya:
  1. Mouse serial: Mouse ini jarang sekali kita temukan karena menggunakan port serial yang ditancapkan pada motherboard dan mouse ini biasanya digunakan pada komputer type AT.
  2. Mouse PS/2: mouse ini banyak kita jumpai sekarang ini, karena komputer saat ini banyak yang menggunakan mouse dengan port PS/2, biasanya mouse PS/2 dipasang pada port PS/2 motherboard yang berwarna hijau.
  3. Mouse USB: Mouse ini sering kita temui saat ini karena kebanyakan orang sudah banyak yang menggunakan mouse jenis ini. kelebihan mouse jenis ini adalah kecepatan transfer data yang lebih cepat dibandingkan dengan mouse yang lain.
  4. Mouse Wireless: mouse ini digunakan untuk komputer modern yang mempunyai kemampuan untuk menerima sinyal wifi. Mouse jenis ini sangat fleksibel karena tidak perlu menggunakan kabel. Mouse jenis ini masih sangat jarang dipakai karena harganya relatif lebih mahal dibandingkan mouse jenis yang lain.
b. KEYBOARD

Keyboard adalah sebuah alat untuk menuliskan perintah melalui aksara dan angka ke layar monitor yang sebelumnya perintah tersebut diolah secara elektronis oleh Central Processing Unit (CPU). Bentuk keyboard secara umum sama seperti tombol pada mesin  ketik, perbedaannya adalah jumlah tombol keyboard untuk aksara, angka, dan perintah lainnya lebih banyak dibandingkan dengan tombol yang terdapat pada mesin ketik. Perintah dapat dimasukkan kedalam komputer melalui keyboard. Sehingga keyboard meupakan penghubung antara manusia dengan komputer.

c.SCANNER
Scanner mengizinkan informasi seperti foto atau teks untuk dimasukkan dalam komputer.
Jenis-jenis Scanner
  • Flatbed
      Jenis scanner ini adalah jenis yang sering kali banyak dijumpai, karena harganya relatif paling murah, dan cara pemakaiannya lebih mudah. scanner ini dapat dilihat dari bentuknya yang persegi panjang. Memiliki sebuah papan penutup, dan lapisan kaca tempat meletakkan gambar. Untuk menggunakannya anda harus meletakkan gambar satu persatu untuk setiap pengambilan gambar.
  • Handandheld
      Jenis scanner ini membutuhkan keterampilan yang lebih mahir dari penggunanya. Pengguna dengan tangannya akan menggerakan scanner ini di atas gambar yang akan dibacanya. Pemakaian scanner ini sangat sulit Karena butuh kesabaran dalam menggerakan tangan kita soalnya apabila terlalu cepat gambar bisa kabur dan rusak.
Perbedaan pada  setiap scanner dari berbagai bentuk merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya.biasanya pemakaian teknologi menggunakan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.
d. USB FLASH DRIVE

 Merupakan perangkat output dari komputer untuk digunakan dalam hal menyimpan data, file, gambar, video, dan sebagaianya. Nama lain flashdisk adalah USB drive, Pen Drive, Microdisk, dan Pocket Drive. Kapasitasnya yaitu 1GB, 2GB, 4GB, 8GB, 16GB, 32GB, 64GB, 128GB
  • Keunggulan
1. Mudah dibawa ke mana-mana karena bentuknya yang mungil dengan kapasitas penyimpanan data besar.
2. Dapat digunakan untuk menyimpan data digital berupa gambar, teks, audio, video, dan sebagainya.
3. Dapat dipasang sistem pengaman berupa password agar tidak semua orang bisa menggunakannya.
4. Mudah Terhubung ke Komputer
5. Baik Untuk Back Up Data
  • Kelemahan
1. Mudah terserang program jahat komputer dan menyebarkannya ke perangkat lainnya.
2. Apabila mencabut flashdisk saat masih bekerja, bisa cepat rusak.
3. Karena bentuknya kecil jadi rawan hilang
e. Modem
Modem adalah singkatan dari modulator dan demodulator. Modulator mempunyai fungsi melakukan proses menghantarkan data dalam bentuk sinyal informasi ke sinyal pembawa (carrier) agar dapat dikirim ke pengguna melalui media tertentu. Dan proses ini biasa dinamakan dengan proses modulasi. Dalam proses ini data dari komputer yang berbentuk sinyal digital akan diubah menjadi sinyal analog.

Demodulator mempunyai fungsi sebagai proses untuk mendapatkan kembali data yang dikirim oleh pengirim. Pada proses ini data akan dipisahkan dari frekuensi tinggi dan data yang berupa sinyal analog akan diubah kembali menjadi sinyal digital agar bisa dibaca oleh komputer.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Open Cbox

Labels

Lain-lain (134) Fakta dan Misteri (42) Hewan (39) Komputer (23) Agama (9) Software (5) blog (2) APK (1) Android (1) Hardware (1) JOKES (1) Processor (1) modern era (1) pengetahuan (1) prosesor (1) science (1) sejarah (1)

- Copyright © DeLast -Dedi Prasetiyo- Powered by Blogger - Designed by Dedi Prasetiyo -