Posted by : Dedi Wednesday, September 22, 2010

BRIDGE
bridge adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan sebuah jaringan dengan jaringan lain . Dengan menggunakan bridge maka sebuah jaringan yang merupakan sebuah gabungan dari beberapa jaringan dapat di peroleh.



REPEATER
repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal di jaringan . Repeater menguatkan sinyal yang diterima dari komputer pengirim sehingga kuatan sinyal sama dengan kekuatan aslinya . Dengan menempatkan repeatermaka jarak antar komputer dalam jaringan menjadi lebih jauh .



GATEWAY
Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda. Definisi tersebut adalah definisi gateway yang utama.



SWITCH

Switch sangat mirip dengan Hub, tetapi keduanya berbeda. Pada Switch, paket diteruskan berdasarkan MAC address yang disimpan dalam table MAC Address yang dimiliki Switch. Switch bekerja pada layer 2 pada model OSI.
Cara kerja Switch :
1. Pada saat paket diterima Bridge, akan diperiksa apakah MAC address yang dituju tersambung pada port yang sama dengan MAC address pengirim.
2. Jika pada port yang sama, maka pengiriman paket tidak diteruskan pada port yang lainnya.
3. Jika tidak, maka akan diteruskan ke port jaringan yang mengandung MAC address tujuan.
4. Dengan demikian, terbentuk jalur logikal dalam Switch yang akan membuat dua buah jaringan berkomunikasi, sehingga jaringan lainnya tidak terganggu. Dengan demikian, pada Switch kecepatannya tidak terbagi-bagi, melainkan masing-masing port memiliki bandwidth yang penuh sehingga kecepatan tranfer data-pun akan menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan Hub.
Ada dua jenis Switch, yaitu Unmanageable Switch dan Manageable Switch. Unmanageable Switch hampir sama dengan Hub tetapi jauh lebih cepat dan data hanya dikirimkan
kepada port yang memiliki jaringan yang dituju. Manageable Switch tidak hanya memiliki kemampuan yang sama, juga ditambah dengan kemampuan untuk membuat
Virtual LAN dengan melakukan setting terhadap Switch, sehingga dapat diatur pengiriman data hanya dari dan ke jaringan tertentu.
ROUTER
Router adalah peralatan jaringan yang beroperasi pada layer OSI 3 (network layer). Beberapa Router bergabung, menghubungkan beberapa segment jaringan atau bahkan seluruh jaringan. Router mengirimkan data berdasarkan informasi pada layer 3. Router membuat keputusan berdasarkan jalur terbaik untuk pengiriman data dalam jaringan dan kemudian menghantarkan paket menuju port dan segment yang sesuai.

1. Router
Router sering digunakan untuk menghubungkan beberapa network. Baik network yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya. Router juga digunakan untuk membagi network besar menjadi beberapa buah subnetwork (network-network kecil). Setiap subnetwork seolah-olah “terisolir” dari network lain. Hal ini dapat membagi-bagi traffic yang akan berdampak positif pada performa network.
Sebuah router memiliki kemampuan routing. Artinya router secara cerdas dapat mengetahui kemana rute perjalanan informasi (yang disebut packet) akan dilewatkan. Apakah ditujukan untuk host lain yang satu network atau berbeda network.
contoh cisco router seri 1700:
2. Bridge
Bridge atau transparent bridge merupakan perangkat network yang digunakan untuk menghubungkan dua buah LAN (Local Area Network) atau membagi sebuah LAN menjadi dua buah segmen. Tujuannya adalah untuk mengurangi traffic sedemikian rupa sehingga dapat meningkatkan performa network. Jadi apa bedanya router dengan bridge? tunggu postingan saya selanjutnya, hehe
contoh bridge:
3. Switch/concentrator
Switch dan bridge itu sama. Switch adalah bridge yang memiliki banyak port, sehingga disebut sebagai multiport bridge. Switch berfungsi sebagai sentral atau konsentrator pada sebuah network. Switch dapat mempelajari alamat hardware host tujuan, sehingga informasi berupa data bisa langsung dikirim ke host tujuan.
contoh switch:
4. Hub
Hub mirip dengan switch. Namun, hub tidak secerdas switch. Jika switch mengirim suatu informasi langsung dikirim ke host tujuan, kalau hub mengirim informasi tersebut kesemua host. Kondisi seperti ini menyebabkan beban traffic yang tinggi. Oleh sebab itu, hub biasanya digunakan pada network berskala kecil, seperti network di Lab.komputer sekolah, network di warnet, dll.
1. NIC (Network Interface Card)
NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan. NIC terbagi menjadi 2 jenis, yakni NIC yang bersifat fisik dan juga yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik : NIC ethernet, token ring, dan lainnya. Contoh NIC yang bersifat logis : loopback adapter, dan Dial-Up adapter. Setiap NIC diberi nomor alamat yang disebut MAC Address.
2. Gateway
Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda. Definisi tersebut adalah definisi gateway yang utama.
3. Komputer server
Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya.
4. Komputer client
Client adalah sebuah sistem komputer yang memakai/menggunakan jenis layanan tertentu yang disediakan oleh server dalam sebuah jaringan komputer. Client tidak perlu berspesifikasi besar seperti halnya server yang harus berspesifikasi besar.
5. Kabel jaringan
Kabel yang biasa digunakan pada jaringan ada 3 jenis, yaitu:
* Kabel coaxial.
Kabel ini sering digunakan untuk antena televisi dan transmisi telepon jarak jauh. Konektornya adalah BNC (British Naval Connector). Kabel ini terbagi menjadi 2 jenis:
-Thin coaxial: lebih fleksibel.
-Thick coaxial: lebih tebal.
Kelebihan:
-hampir tidak terpengaruh noise.
-harga relatif murah.
Kelemahan:
-penggunaannya mudah dibajak.
-thick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang
*Kabel Twisted pair.
Kabel ini sering digunakan pada kabel telepon. Pada komputer konektornya adalah RJ-45. Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu:
-UTP (Unshielded Twisted Pair): Tidak memiliki lapisan pelindung.
-STP (Shielded Twisted Pair): di dalamnya ada satu lapisan pelindung kabel internal yang fungsinya melindungi data dari gangguan pada saat ditransmisikan.
Kelebihan:
-harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya.
-mudah dalam membangun instalasi.
Kelemahan:
-jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps).
-mudah terpengaruh noise (gangguan).
*Kabel Fiber Optic
Ukuran kabel ini kecil dan terbuat dari serat optik. Kabel ini dibagi menjadi 2, yaitu:
-multi mode –penjalaran cahaya dari satu ujung ke ujung lainnya pada kabel jenis ini dapat melalui beberapa lintasan cahaya karena diameter intinya (core) cukup besar (50 mm).
-single mode –diameter intinya hanya 3-10 mm sehingga penjalaran cahaya hanya dapat melalui satu lintasan.
Kelebihan:
- ukuran kecil dan ringan
- sulit dipengaruhi interferensi/ gangguan
- redaman transmisinya kecil
- bidang frekuensinya lebar
Kelemahan:
- instalasinya cukup sulit
- tidak fleksibel
- harga relatif mahal

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Open Cbox

Labels

Lain-lain (134) Fakta dan Misteri (42) Hewan (39) Komputer (23) Agama (9) Software (5) blog (2) APK (1) Android (1) Hardware (1) JOKES (1) Processor (1) modern era (1) pengetahuan (1) prosesor (1) science (1) sejarah (1)

- Copyright © DeLast -Dedi Prasetiyo- Powered by Blogger - Designed by Dedi Prasetiyo -