Posted by : Dedi Thursday, September 2, 2010

Quote:
Dari bulan Juni hingga Agustus 2010, tim internasional yang dipimpin oleh ilmuwan dari Amerika Serikat dan Indonesia bekerja sama menjelajahi kedalaman perairan Indonesia. Ekspedisi ini, Penjelajahan Laut-Dalam Indonesia-AS di Wilayah Sangihe Talaud (INDEX 2010), menampilkan beberapa pengalaman pertama, yaitu: pelayaran perdana kapal NOAA Okeanos Explorer; ekspedisi bersama penjelajahan laut Indonesia-AS yang pertama; dan misi internasional bersama yang pertama dengan dua kapal yang mengirimkan video langsung kepada ilmuwan di Pusat Komando Eksplorasi di darat.

Penjelajahan ini diharapkan dapat memperoleh temuan yang dapat meningkatkan pemahaman tentang ekosistem bawah laut, terutama yang berkaitan dengan gunung api bawah laut dan lubang hidrotermal. Wilayah geografis kegiatan ini seluruhnya terletak di dalam ‘Wilayah Segitiga Koral,’ pusat keanekaragaman hayati laut dangkal dunia. Ini juga akan menjadi yang pertama kalinya para ilmuwan menggunakan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV) untuk melihat sekilas keanekaragaman hayati laut-dalam di perairan Wilayah Sangihe Talaud.

Salah satu keunggulan teknologi ekspedisi ini adalah tayangan gambar hidup dengan resolusi tinggi atau video high-definition yang diperoleh dari Little Hercules ROV. Ketika dilepas dari Okeanos Explorer "Little Herc" akan menyediakan cuplikan-cuplikan video perdana dari wilayah daerah laut Sangihe Talaud kepada para ilmuwan dan pemirsa didarat. Gambar spektakuler dari habitat laut dalam dapat kita saksikan langsung melalui layar kaca yang ditempatkan di Pusat Kendali Ekspedisi

Selama ekspedisi, ilmuwan AS dan Indonesia bekerja bahu-membahu di atas dua kapal, Okeanos Explorer dan kapal penelitian Indonesia Baruna Jaya IV, serta di Pusat Komando Eksplorasi di darat. Kemampuan pelengkap di kapal memberikan pandangan pertama ke daerah yang mengelilingi rantai Kepulauan Sangihe dan Talaud di timur laut Sulawesi Utara, dan diyakini di daerah itu akan banyak diperoleh temuan geologis dan biologis.

Spoiler for kapal NOAA Okeanos Explorer


Spoiler for Baruna Jaya IV


Spoiler for awak kapal NOAA Okeanos Explorer


Spoiler for ilmuwan INDONESIA


Spoiler for warga dengan memakai pakaian adat


Spoiler for saat melakukan persiapan


Spoiler for latar belakang gunung


Spoiler for suasana malam hari


Quote:
Terumbu karang dijuluki hutan tropis dilaut karena keaneka-ragaman-hayatinya yang luar biasa. Keaneka-ragaman hayati pada dasarnya adalah ukuran kekayaan spesies (jumlah spesies di suatu komunitas) dan kelimpahan relatif spesies (luas sebaran individu dalam satu spesies di suatu komunitas). Terumbu karang dianggap eko-sistem laut yang secara hayati paling beragam, yang menopang sekitar 25% dari semua kehidupan laut dan 32 dari 34 koloni fauna yang ada saat ini. Namun, mereka mencakup hanya 0,2% dasar laut. Meskipun terumbu karang ada di seluruh daerah tropis, ada satu daerah yang merupakan pusat keanekaragaman laut.

Segitiga Terumbu Karang adalah eko-sistem laut yang paling beragam dan dari segi biologi paling rumit di planet ini.. Ini mencakup sebagian wilayah Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Timor Leste. Dengan luas 5,7 juta km2, hampir setara dengan luasnya 48 negara bagian AS tanpa Alaska dan Hawaii. Hal ini setanding dengan kekayaan dan keragaman dan kelebatan hutan di Amazon.

Segitiga Terumbu Karang juga dihuni oleh lebih dari 600 spesies karang pembentuk-terumbu (75% sudah dikenal ilmu pengetahuan), 3000 spesies ikan terumbu karang (40% spesies terumbu karang yang ada di dunia), 6 dari 7 spesies penyu laut di dunia, dan tiga perempat Moluska atau hewan laut bertulang lunak seperti tripang, tiram, ubur-ubur, cumi-cumi dan lain.

Mengapa wilayah ini merupakan pusat keaneka-ragaman laut di dunia masih diperdebatkan. Sejumlah ilmuwan yakin, di situlah tempat spesies terumbu karang berasal sebelum menyebar ke lokasi lain di wilayah Indo-Pasifik. Ilmuwan lain yakin, Segitiga Terumbu Karang begitu beragam karena adanya tumpang tindih atau akumulasi fauna dari Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Proses geologis juga berperan penting. Pada zaman es, permukaan laut di kawasan ini 200 meter lebih rendah, sehingga permukaan daratan lebih banyak menyembul akibatnya mengurangi habitat spesies laut. Alur laut saat ini pada dasarnya adalah serangkaian danau laut dan laut dangkal yang terisolasi 10.000 tahun yang lalu. Dalam keadaan terisolasi itu, organisme yang dulu adalah spesies yang sama yang sudah menyesuaikan diri dengan habitatnya secara genetis dan morfologis. Dari pemahaman ini kemudian fauna tersebut berkembang dan menjadi khas dibanding dengan spesies di laut dangkal sekitarnya. Tatkala air laut pasang, laut dangkal dan danau saling berhubungan menjadi sistem terbuka yang memungkinkan kehidupan laut bergerak bebas. Namun, berbagai spesies itu sudah terasing begitu lama sehingga berevolusi menjadi spesies yang berbeda dan khas. Dengan demikian, keragaman di daerah Segitiga Terumbu Karang pun menjadi sangat kaya.

Meskipun banyak keaneka-ragaman-hayati pada wilahah Segitiga Terumbu Karang sudah diketahui, sebagian besar masih belum dipahami dan belum didokumentasikan. Oleh karena itu maka ilmu pengetahuan dan teknologi perlu ditingkatkan agar dinamika ekosistem dan perubahannya dari waktu ke waktu akan lebih mudah dipahami. Mengingat terumbu karang terancam oleh berbagai ulah manusia yang tidak bertanggung jawab seperti penangkapan ikan yang berlebihan dan dengan metode yang tidak berkelanjutan, perubahan iklim, sampah laut, pengembangan species fauna yang menyerang kehidupan fauna lainnya serta pengembangan daerah pesisir, maka memahami keaneka-ragaman hayati laut adalah unsur kunci untuk mengelola dan melestarikan sumber daya yang kaya ini.
Spoiler for segitiga terumbu karang


Spoiler for area SATAL 2010


Spoiler for bagian kecil terumbu karang


Spoiler for Little Hercules ROV1


Spoiler for Little Hercules ROV2


Spoiler for Little Herc


Spoiler for batu2an dasar laut1


Spoiler for batu2an dasar laut2


Spoiler for batu2an dasar laut3


Spoiler for batu2an dasar laut4


Spoiler for mahluk bawah laut


Spoiler for mahluk bawah laut2


Spoiler for mahluk bawah laut3

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Open Cbox

Labels

Lain-lain (134) Fakta dan Misteri (42) Hewan (39) Komputer (23) Agama (9) Software (5) blog (2) APK (1) Android (1) Hardware (1) JOKES (1) Processor (1) modern era (1) pengetahuan (1) prosesor (1) science (1) sejarah (1)

- Copyright © DeLast -Dedi Prasetiyo- Powered by Blogger - Designed by Dedi Prasetiyo -